di saat kau telah pergi,hingga tak terlihat lagi bayangmu,
aku menunduk dengan seribu satu penyesalan yang harus kuterima,
pill pahit yg mesti kutelan di kala itu.
kini aku hidup sendiri dengan serangkaian bunga layu d sisi,
dan aku yg mesti memandikan janji yg telah jadi abu.
sebagai pelipur lara, kini tiap hari aku melukis wajahmu dgn tak lupa lentikan senyum di bibir tipismu.
ADS HERE !!!